Minggu, 25 Januari 2009

MP update [ Dark S1d3 1.9 no corelete]

Ni buat temen2 yang pengen make MP Dark S1d3 ku yang ga pake corelete biar batrey lebih tahan lama, sekalian aku ganti Java heap pake 1500k buat midletenya.

Didalem ada tutor buat seting email biar e398 bisa kaya BB. Jangan lupa baca readme nya dulu, dan flash pake FB versi 3 keatas. Ga usah aku kasih screen shot, soalnya hampir sama dengan versi 1.9 yang pake corelete.

ini linknya : Dark S1d3 1.9 (no corelete)

Update for this MP : Elf


Kamis, 22 Januari 2009

Skema rangkaian efek buat DIY

Buat temen-temen yang mo bikin efek gitar sendiri, ni beberapa skema dari 3 efek yang aku bikin, silahkan dipake. Disini juga ada yang skalian layout PCBnya, tapi ada yang ga disertain juga, ni cuman hasil gugling aja koq, mungkin aja temen2 ada yang butuh.

Skema Modified MXR Dist Plus Clone
skema Marshal Shredmaster

Layout PCB Marshal Shredmaster
Skema Marshal guvnor
dan ini skema buat yang kemaren nyariin MT-2


Senin, 19 Januari 2009

Bikin efek gitar sendiri - part 2 [ DIY ]

Setelah berguru kesana kemari, masuk jurang mendaki gunung, ternyata berhasil juga bikin efek lagi, dan sekarang jadi DIYers, waduh, wabah baru nih.

Sampek saat ini dah sukses bikin 3 efek, malah yang satu dah dimodif, ga karu2an, pokoknya dipas2in ma seleraku ajah. Yang pertama bikin MXR Dist plus clone, bunyi sih bunyi, tapi aneh, volume max didapet saat pot volume diputer setengah malah, bukan full dimentokin. Setelah liat skema Boss Distortion DS-1 sama Proco Rat Distortion, dibandingin sana sini, akhirnya diputuskan, MXR distnya dimodif. Clippersnya dibikin soft clippers, posisinya dipindahin diparallelin dengan op-amp , ujung satu dari back-to-back diode dihubungin ke output, dan yang satunya lagi dihubungi ke negative input op-amp, jadi deh soft clipper, dengan gini, masalah diatas terselesaikan. Biar tambah keren, dikasih pot buat tone,skema, bacem dari Boss DS-1, jadi tambah maknyus, untuk detail skemanya menyusul ya. Cuman masih ada satu masalh, hum noise, wah, sempet ampir bikin putus asa, soalnya nanya sana sini, solusinya pada mahal semua. Dan setelah dikasih tau sama tetangga kamar kost, katanya kemungkinan besar karena cap di jalur power supply kurang gede, jadi capnya saturasi, bikin hum. Awalnya sempet sanksi, tapi apa salahnya aku coba, trus aku rubah dikit skemanya biar capnya jadi lebih gede, dan ....jreng..jreng....hum noisenya berkurang, malah bisa dibilang ilang, tinggal hiss yang ada....ha ah ha ha ha ha..makasih mblung...

Ni foto dari MXR dist plus modified clone-ku
tu LED clippernya keliatan dibawah, 2 LED diatas mengindikasikan clipper yang mana yang dipake
tampak atas
Berikutnya nyoba bikin Marshal shred master, soalnya keliatanya nih efek proto type jackhammer, dan suara jack hammer mendekati modern soun taste. Pas kelar, dicoba, waduh koq kecil banget suaranya, dan pas diteliti lagi, ternyata ada 2 skema yang berbeda yang aku dapet, wah jadi binun nih mo pake yang mana, dan setelah aku perhatiin, perbedaannya cuman dikit. Aku coba rubah dikit seperti di skema yang kedua, dan hasilnya, suaranyakeren, tapi apes, hum noisenya guede banget, yang MXR awal aja kalah gedenya, wah, jadi males make. Ya udah, shred masternya aku anggurin dulu. Ini skema Shredmaster yang aku ambil dari GMarts, tapi ada satu lagi skema yang mirip, tapi beda, dan yang kedua ini yang aku pake, tar aku uplotin deh. Sementara ni aku kasih yang dari GMarts.

Ni Shredmaster clone-ku
2 pot diatas adalah volume dan level distortion
sedangkan 3 pot dibawahnya adalah bass, contour,dan trebel (*.dari kiri ke kanan)
Dan akhirnya aku nyoba bikin lagi Marshal Guvnor, setelah belanja, nyiapin mental, berdoa, tenangin hati (kaya mo semedi aja, ha ha ha ha....), akhirnya jadi. Tapi ga sempet langsung nyoba, soalnya waktu itu kelarnya jam 4 pagi, nguantuk, jadi tidur deh. Baru besoknya bisa nyoba, dan setelah dicoba, kecewa, ga bunyi, waduh......bete deh, dianggurin lagi. Setelah 2 hari dianggurin, penasaran juga, apa yang bikin ga sukses, baru deh, coba dirunut lagi rangkaiannya, dan setelah dirunut, ketahuan ada yang salah solder. Dasar dodol...dibenerin, dan dicoba lagi, whala....keren suaranya, manteb banget nih efek, tapi ya tetep, ada hum noisenya. Karena dah tau rangkaian biasnya salah, baru aku rubah, dan hasilnya, no hum noise any more, keren, maknyus dan manteb banget nih efek sesuai seperti yang aku pengenin. Awalnya nih efek aku lengkapin dengan 2 macem diode clipper, satunya LED merah, satunya 1N4148. waktu aku coba pake 4148, hasilnya ga emmuaskan, suaranya kecil, dan setelah aku liat rangkaian aslinya ternyata emang harus pake LED, ya dah aku buang 4148nya, dan sekarang dah keren bangt. Skema ini dari GMarts, tapi mirip banget dengan Guvnor, mungkin emang Drive master adalah prototype dari Guvnor. Ni skemanya

Klo yang ini adalah foto clone Marshal Guvnor

Hwaaaaaaaaa.....amburadul ya dalemannya, eh bawahnya, orang kaya orang pake singlet gitu, pake baju, tapi masih keliatan keteknya, ha ha hah a.....
Penataan pot tone, volume, dan level distortion, LED ma switchnya keren ya? (yek narsis)
Padahal ga sengaja tuh, pengen beda aja ma Shred nya.

Untuk sample soundnya ini aku bikinin sekedarnya, jangan dihina ya, maen gitarnya ancur, suara efeknya juga ancur, he he he...intinya semua ancur. O ya, ampli aku cuma pake PC,dan aku rekam langsung pak esoftware recorder, ga aku keluarin dulu ke speaker, jadi dari efek, langsung masuk PC untuk direkam. Gitar aku pake Cort double humbucker, type, dah ga tau type berapa. Ni samplenya :

Foto selengkapnya bisa diliat di album sini

O ya, buat temen2 yang minta skema Boss MT-2, file pdfnya bisa diambil di Skema Boss MetalZone MT-2.


Rabu, 10 Desember 2008

Ditilang Polisi, dan Polisi itu Temenku

Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jono segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat, sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lengang. Lampu berganti kuning. Hati Jono berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala.Jono bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. "Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak," pikirnya sambil terus melaju.

Prit!

Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Jono menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing.
Hey, itu khan Bobi, teman mainnya semasa SMA dulu.
Hati Jono agak lega.
Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya.
"Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi!"
"Hai, Jon." Tanpa senyum.
"Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru.
Istri saya sedang menunggu di rumah."
"Oh ya?"
Tampaknya Bobi agak ragu. Nah, bagus kalau begitu.

"Bob, hari ini istriku ulang tahun. Ia dan anak-anak sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong."
"Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini."

Oooo, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jono harus ganti strategi.

"Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu merah. Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala."

Aha, terkadang berdusta sedikit bisa memperlancar keadaan.

"Ayo dong Jon. Kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIM-mu."

Dengan ketus Jono menyerahkan SIM, lalu masuk ke dalam kendaraan dan menutup kaca jendelanya. Sementara Bobi menulis sesuatu di buku tilangnya. Beberapa saat kemudian Bobi mengetuk kaca jendela. Jono memandangi wajah Bobi dengan penuh kecewa.Dibukanya kaca jendela itu sedikit.
Ah, lima centi sudah cukup untuk memasukkan surat tilang. Tanpa berkata-kata Bobi kembali ke posnya. Jono mengambil surat tilang yang diselipkan Bobi di sela-sela kaca jendela. Tapi, hei apa ini. Ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota. Kenapa ia tidak menilangku. Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa? Buru-buru Jono membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Bobi.

"Halo Jono, Tahukah kamu Jon, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah. Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas, ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk. Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya. Begitu juga kali ini. Maafkan aku Jon. Doakan agar permohonan kami terkabulkan. Berhati-hatilah. (Salam, Bobi)".

Jono terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bobi. Namun, Bobi sudah meninggalkan pos jaganya entah ke mana. Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati tak menentu sambil berharap kesalahannya dimaafkan... ....

Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain. Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita. Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati.

Drive Safely Guys..

*.dikutip dari milist e-42