Tampilkan postingan dengan label nasionalis dan idealis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasionalis dan idealis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Agustus 2009

Selamat Ulang Tahun Bangsaku.....

Besok Tanggal 17 Agustus, tanggal yang keramat buat sebuah bangsa kecil yang besar, yang bernama Indonesia....

Ditanggal itu bangsaku ini lahir, 64 tahun lalu. Meskipun banyak yang bilang bangsaku ini bangsa yang berkembang, dan belum bisa disebut negara maju, namun, banyak prestasi yang bisa dibanggakan dari bangsaku ini,banyak yang bangsaku ini punyai namun ga dimiliki oleh bangsa lain. Banyak yang bisa dilakukan penduduk bangsaku ini, yang tidak bisa dilakukan penduduk bangsa lain. Meskipun, banyak kejahatan atau kekurangan dari bangsaku ini, yang tidak dimiliki pula oleh bangsa lain....

Di ulang tahunnya ke 64 ini, banyak pembelajaran yang dilakukan bangsa ini, banyak perbaikan-perbaikan yang dilakukan rakyatnya, semakin dewasa, semakin cerdas, semakin peka, semakin kritis, dan semakin bangga akan bangsanya yang besar ini. Seperti yang terlihat di acara peringatan ulang tahun bangsa ini yang diadakan di Manado, bangsaku ingin membuktikan, kalau kami , rakyat Indonesia bisa menunjukkan ke dunia, kami bisa melakukan suatu hal yang besar, meskipun kami dianggap bangsa yang kecil. Pemecahan Rekor Dunia Penyelaman Masal Terbesar, yang semula direncanakan sekitar 1700 orang, ternyata sampai menembus angka 2300 orang lebih, dan hal itu membuktikan, kalau rakyat bangsaku ini masih bangga menunjukkan bahwa dirinya adalah bangsa Indonesia.

Hal kedua yang terlihat adalah, dengan menggeliatnya film-film Indonesia yang ga melulu berisi dengan ide-ide "India", yang hanya melulu masalah cinta, harta, dan hantu...males.......mulai kesini sepertinya para sineas Indonesia menyadari, kalau rakyat Indonesia sudah capek kalau hanya kebioskop tapi yang ditonton ga beda jauh dengan sinetron di tivi, hanya soal hantu, cinta, dan harta... Makin banyaknya film yang membangun nasionalisme pada bangsaku ini juga merupakan suatu indikasi bahwa kesadaran berbangsa dan bernegara rakyat Indonesia sudah mulai terbentuk, dan hal ini juga direspon bagus oleh rakyat Indonesia sendiri, ditunjukkan dengan lumayan lakunya film-film tersebut. Meskipun film-film tersebut ga semuanya berbau perjuangan (perang kemerdekaan), seperti yang ditunjukkna film MERAH PUTIH, namun, perjuangan dan bangga sebagai bangsa Indonesia juga ditunjukkan film bernuansa olah raga dan film anak-anak, seperti film GARUDA DIDADAKU dan film KING. Diharapkan dengan adanya film-film tersebut, rasa bangga dan nasionalisme terhadap bangsa Indonesia akan bertambah besar. Dan dari situ kita juga akan melihat bahwa, perjuangan untuk negara ga hanya bisa berbentuk perang atau mengangkat senjata, namun, segala bentuk apa yang kita lakukan atas dasar untuk negara, itulah perjuangan.....

Semoga, dengan semakin tua nya bangsaku ini, akan membawa masrakatnya menjadi semakin dewasa dan cerdas dalam berfikir, semua bersatu, damai, dan tentram....amien....

Selamat Ulang Tahun Indonesia ku........

Jumat, 20 Februari 2009

Kriminalitas Lewat HandPhone ( Cellular Crime)

Kehadiran teknologi mobile telecomunication memang bisa mempermudah kerja manusia. Tidak hanya kerja dalam arti sebenarnya, namun juga "kerja" dalam arti yang khusus. Maksud saya "kerja" yang dapat merugikan orang lain, atau bisa disebut dengan kriminal.

Pada awal booming-nya HandPhone dengan layanan sms, banyak penipuan dengan modus memanfaatkan fitur hemat dari HP ini. Yaitu dengan mengirimkan sms ke nomer acak, seolah-olah yang dikirimin sms adalah pelanggan yang mendapatkan hadiah dari operator yang dipakai, dengan nilai hadiah yang ga main-main, memang bisa bikin orang kaget, bisa puluhan atau ratusan juta, namanya juga nipu....
Dengan harapan si korban akan menghubungi si penipu kembali. Pada saat korban menghubungi penipu, korban akan dimintai nomer rekening bank yang bisa ditransferin uang hadiah, dan kemudian korban akan diminta ke ATM. Jika sudah sampai pada langkah ini, sudah bisa dipastikan, ini adalah penipuan. Setelah itu penipu akan berpura-pura menuntun korban dalam mengecek saldo apakah hadiah sudah masuk atau belum, padahal sebenarnya, penipu menuntun korban untuk mentransfer sejumlah uang kepada penipu. Dan kejadian ini sering kali tidak disadari oleh korban.

Ciri-ciri dari modus penipuan ini adalah anda akan dikirimin SMS, yang menyatakan anda mendapatkan hadiah yang nilainya sangat menggiurkan. Bisa dicermati, sering kali bahasa yang digunakan dalam SMS seperti ini adalah bahasa yang tidak resmi, sering juga malah ada yang mengirimkan dengan sms gaul yang sering disingkat-singkat, untuk menghemat karakter. Lihatlah, pada bagian nomer pengirim, bila nomer yang tertera adalah nomer HP pada umumnya (bukan nama operator atau no contact service, yang biasanya terdiri dari 3-4 digit angka saja). Namun ada pula penipu yang sedikit bermodal, yaitu dengan memasang Nada Tunggu (semacam Nada Sambung Pribadi), yang suaranya seolah-olah seperti anda sedang menelpon contact service. Kejadian seperti ini seperti yang dialami kakak saya pada bulan puasa 2008 lalu (puasa-puasa koq ya nipu sih... :P).

Dengan adanya perang tarif antar operator cellular saat ini, yang mana operator memberikan tarif yang sangat murah untuk penelephonan dengan operator yang sama, akan dikenakan tarif yang lebih murah, para penipu juga memmanfaatkan moment ini. Bukan lagi dengan mengirimkan sms, namun penipu sekarang sudah menganut paham "jemput bola", yaitu , penipu yang akan menelphone korban terlebih dahulu, dan langkah selanjutnya sama dengan penipuan lewat sms.

Sebenarnya kita bisa saja membongkar sindikat pelaku penipuan ini, bila korban, pihak kepolisian, dan pihak operator cellular bekerja sama dengan baik. Contohnya saja bila program registrasi SIM card cellular yang telah ditetapkan beberapa saat yang lalu berjalan dengan benar, dan data yang tersimpan adalah data valid, maka dengan menghubungi operator, kita bisa mengetahui siapa pelaku dari penipuan tersebut, dan dimana posisi nya. Masalahnya sekarang adalah program registrasi SIM card yang sekarang ini sudah berjalan di Indonesia, adalah hanya sekedar "syarat", diisi dengan data asal pun juga SIM card nya tetap bisa dipakai.

Cara yang lain untuk meringkus sindikat ini adalah, korban bisa pura2 tertipu, dan biarkan penipu menuntuk korban mengoperasikan ATM, sampai pada langkah memasukkan erkening tujuan transfer, korban harus mencatat rekening penipu tersebut. Setelah kita mengetahui rekening sipenipu, kemudian kita bisa menghubungi pihak bank untuk meminta alamat dan identitas penipu, dengan begitu kita bisa meringkusnya. Tentu saja cara ini harus di bantu pihak kepolisian, bila tidak, kita tidak berhak melihat data pihak lain.

Namun entah kenapa, sampai saat ini belum banyak kasus penipuan seperti ini yang berhasil dibongkar, dan terkesan dibiarkan, padahal sudah banyak sekali korban yang menderita kerugian karena ulah para penipu gaptek ini.

Ada beberapa tips yang bisa diterapkan supaya kita terhindar dari jerat penipuan model seperti ini, yang perlu kita perhatikan adalah:
  1. Bila mendapat sms yang mengatakan anda mendapatkan hadiah dari operator, cek nomer pengirim, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya pada paragraf 3 diatas, dan jangan terkecoh dengan tulisan "pengirim: [operator cellular]"
  2. Apabila mendapat telephone yang menginformasikan anda mendapat hadiah, jangan keburu-buru semangat dan girang, tahan diri anda, dinginkan kepala anda (klo perlu masuk freezer , he he heh e...), bila sipenelepon minta anda ke ATM, dan meminta anda menunggu sipenelpon itu menelepon anda lagi, sudah bisa dipastikan, 90% itu adalah penipuan. Karena bila benar anda mendapatkan hadiah, anda tidak perlu mengunjungi ATM anda, klo alasan pengecekan hadiahnya sudah masuk erkening anda atau belum, kan bisa dilakukan kapan aja, tanpa harus dituntun oleh penelepon, yang dalam hal ini adalah si penipu.
  3. Coba Cross Check ke operator cellular yang bersangkutan, tanyakan kebenaran perihal adanya hadiah tersebut.
  4. Apabila anda sudah terlanjur memberikan rekening anda, dan anda takut si penipu dapat menarik uang anda, silahkan hubungi contact service bank anda, minta ATM anda diblokir, bila perlu pindah rekening.
  5. Dan yang paling penting adalah jadilah orang cerdas dan tetap waspada (kata bang napi sih, he he he he...), dan jangan mudah tergiur dengan iming2 hadiah hingga melupakan akal sehat.
Semoga tulisan ini bisa menjadi cerminan masyarakat Indonesia agar lebih cerdas, menggunakan akal, dan ga hanya mikir duit. Bisa menjadi cerminan bagi operator cellular, agar memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan penuh, ga setengah2, hanya bisa kasih tarif murah tapi memang murahan dan ga aman. Dan yang terakhir adalah cerminan bagi aparat keamanan (Polisi) agar serius dalam menangani segala kasus kriminal, ga peduli besar atau kecil, bagaimanapun, penipuan adalah tetepa penipuan, dan itu kriminal.

Menuju Indonesia yang lebih aman dan cerdas.....




Minggu, 08 Februari 2009

Slumdog Millionaire .....

Kapan hari dikasih tau temen ada filem baru, dan setelah diliat, wah koq pilem India, jadi ill feel duluan, under estimate bleh. Akhirnya dengan pertimbangan FD ga muat, ga jadi dicopy deh, padahal menurut rekomendasi temen, tuh film bagus, layak tonton. Dan akhirnya ga jadi deh nonton.

Setelah keesokan harinya, iseng2 browsing di kompie jaringan, punya temen2 kost, eh ada tuh film, dan aku tonton, awalnya sih bingung, ada adegan seorang lagi ikut kuis Who wants to be A Millionaire, tapi koq abis gitu dia di interogasi di kantor Polisi, waduh gimana sih cerita nih filem. Jadi penasaran dan ditonton.

Singkat cerita, nih film ternyata menceritakan seorang OB yang lagi ikut kuis Who Whants To be A Millionaire, tapi keikut sertaannya itu tanpa disengaja, karena dia disuruh gantiin orang tempatnya kerja, yaitu gantiin sebagai operator telepon. Dan tanpa disengaja, dia bisa menjawab semua pertanyaan dalam kuis itu, sampai dia dituduh curang , dan dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi. Tapi ternyata dia mendapat semua pertanyaan itu dari pengalaman hidupnya yang pait banget, dan semua itu menunjukkan bahwa , klo memang Tuhan, memberikan jalan kepada mahluknya, tak akan ada yang tak mungkin.

Abis nonton filem ini, aku liat, koq India ampir mirip ma Indonesia ya??dari segi kotanya yang kumuh, kehidupan masyaraktnya yang masih banyak yang miskin, tapi yang kaya sampek diujung kekayaannya. Dan lagi, konflik-konflik horizontalnya juga mirip, disisitu diliatin bahwa umat muslim masih terdiskriminasi di India. Aku kira itu sih cuman dramatisasi cinematografi aja sih, bukan kenyataan, tapi ya ga tau juga.

Kenapa ya Indonesia ga bisa bikin film seheboh ini, sampe2 filem ini, sampe2 dapet banyak penghargaan internasional dibidang film. Kenapa film Indonesia cuman mengangkat cerita tentang cinta, hantu, comedy sex, yang dan paling akhir adalah religy romantis yang tanpa sengaja meledak penontonnya. Ayo donk sutradara Indonesia yang kreatif, dan pesen buat produser Indonesia (yang rata2 orang India), jangan nge-push sutradaranya untuk mengikuti pasar yang kadang ga mutu. Ato perfileman Indonesia akan kembali mati kaya dulu.......

Minggu, 07 Desember 2008

Iklan dan Negaraku.

Sepertinya negara ku ini sedang ingin mengikuti perkembangan dunia luar, dan aku rasa itu bagus, karena akan membawa bangsa ini ke arah yang lebih dihargai bangsa lain.

Mualai dari beberapa hari yang lalu aku liat iklan di TV yang menyatakan kalau semua kegiatan yang dilakakukan dengan memanfaatkan IT, sudah diatur dalam satu Undang-Undang, dan disitu dikatakan transaksi dan semua kegiatan didalam dunia IT sudah dilindungi. Dalam iklan itu disebutkan kalau struk (bener ga ya nulisnya) dari ATM bisa dijadikan bukti sah pembayaran, namun, aku bener2 ga tau, ini yang perlu dibenahi infrastrukturnya adalah pihak Bank ataukah pihak pembuat Undang-Undang, ataukah keduanya, soalnya aku sering menyimpan bukti transaksi dari ATM, dan dalam waktu lebih dari 2 minggu, semua tulisan yang ada dalam struk itu sudah lenyap, ga tau yang jelek kertasnya ataukah tintanya????. Kalau seperti ini, apakah struk ATM ini bisa dijadikan bukti nyata dalam pengadilan??? padahal, bayangkan jika kita melakukan transaksi transfer dalam jumlah uang yang banyak, sampek ratusan juta rupiah, dan akhirnya menjadi masalah dan sampai ke pengadilan, bukankah ini akan sangat merugikan kita????.

Lalu, aku ga tau siapa pembuat iklan itu, disitu ada adegan seorang ce nyerahin laptop ke seorang artis ce yang sedang duduk sambil bilang "...nih sudah aku e-mail kontraknya, silahkan dibaca..." (kalau ga salah demikian dialognya), dan anehnya, klo sudah diemailkan, ngapain orang itu harus ribet2 ngasih laptopnya ke si artis???aneh, gunanya email apaan???walah, aneh.....Koq ya dipake iklan kaya gitu, yang kreatif donk klo bikin iklan.

Yah, memang sepertinya negaraku ini sangat dan bersemangat ingin bangkit, namun, apa daya, manusianya sebagian besar belum siap diajak bangkit, masih males-males an, dan enak-enak tidur, tendang selimut lagi, meluk guling, dan kembali terlelap, ya jadilah hal seperti ini.

Sebenarnya sudah banyak pengakuan dari negara luar akan eksistensi bangsa kita, seperti yang dikatakan adik kelas aku beberapa waktu yang lalu, yang baru saja pulang dari Finlandia, untuk mengikuti suatu program yang diselenggarakan NSN untuk mahasiswa. Adik kelasku itu cerita kalau Indonesia adalah negara pertama yang ditunjuk untuk program ini, dari situ terlihat kalau negara kita sudah diakui eksistensinya, baik secara yuridis, intelegensianya, kekayaan alam, maupun kemampuan sumber daya manusianya, dan ga hanya cuman Balinya saja. Dengan modal ini, seharusnya kita bisa membangun sebuah negara yang besar dalam suatu negara yang kecil.

Kamis, 04 Desember 2008

Mau dibawa kemana Bangsa ini....

Sudah lama aku dengar, dari teman, berita di TV, baca dikoran, atauipun sekedar nemu diwarnet, video-video "film indie" (red. bokep) yang dibuat oaleh pemuda Indonesia, bahkan kadang-kadang yang bikin bukanlah hanya pemuda, para pejabat, pegawai daerah, wakil rakyat, atau entah orang2 yang seblumnya kita ga ngira sama sekali.

Kenapa orang Indonesia koq sekarang ini dirasuki oleh setan yang namanya zina??apa mereka sudah tidak punya otak untuk berfikir ato bagaimana, sehingga sudah mirip hewan yang bila ingin "kawin" dengan siapa saja ya maen langsung "tancap" saja, ga peduli itu bukan istri, ponakan, murid, sodara, ato entah siapa saja. Baik itu secara paksa ato secara suka sama suka (entah siapa yang sama dan siapa yang suka).

Selain itu tempat2 yang dipilih untuk melakukan perbuata itu juga semakin ga wajar, entah ga ada duit untuk sewa hotel, kepuasan, ato memang experiment belaka. Bayangin aja, mobil, warnet, kamar mandi umum, bioskop, ATM, kampus, laboratorium, kebun, kantor, ato entah dimana lagi tempat2 yang ga wajar. Mungkin karena mereka dah ga tahan untuk bisa mengendalikan birahi mereka atau apa aku sendiri juga ga tau.

Kadang2, aku sendiri juga ga habis pikir kalau melihat berita video porno di TV tantang mahasiswa yang membuat video itu, apa mereka tidak memikirkan resikonya??nasib keluarganya, ayah dan ibu mereka, dan nasib diri mereka sendiri. Belum lagi kemaren ada berita yang mengatakan, guru yang tega meminta muridnya "mengkaraoke burungnya" didepan kelas, atau lurah yang menghamili anak tetangga dengan sebelumnya mempertontonkan adegan perselingkuhannya dengan PSK pada gadis yang dihamilinya tersebut. Pada kemana otak orang2 itu??apakah ini suatu tanda kehancuran bangsa ini.

Mau sebagus apa teknologi, kahidupan politi, atau hal lainnya, kalau mental masyarakat dan pemudanya masih kaya gini, aku rasa bangsa kita ini akan semakin masuk ke sungai comberan. Lantas kalau sudah kaya gini, apakah cara2 Syekh Puji yang beberapa hari lalu diributkan, harus diperbolehkan???

"Menikahi gadis dibawah umur dilarang, tapi klo gadisnya setelah ga jadi dinikahi bikin video bokep sama cowoknya terus gmn????"

Senin, 18 Agustus 2008

Bangga....???

Kenapa sih orang selalu suka membanggakan yang orang lain perbuat dan orang lain hasilkan. Bukannya berusaha mikir apa yang udah kita berikan buat orang lain, buat sesama, buat negara, buat bangsa kita. Malah kita sibuk membanggakan kelebihan dan kreativitas orang lain untuk mengangkat citra kita sendiri. Seperti yang beberpa waktu belakangan ini sering dilakukan oleh yang katanya calon pemimpin bangsa kita, dengn mengiklankan citranya dengan cara meminjam citra, kelebihan, potensi, kreativitas orang lain untuk mengangkat citranya.

Apa yang bisa mereka banggakan dengan hal-hal kaya gitu, dengan kaya gitu bukankah kita justru semakin tau klo calon pemimpin kita itu ga punya kelebihan apa-apa yang bisa dibanggagakan, bukankah kita justru semakin tau kalo calon pemimpin kita itu belum pernah memberikan apapun buat negara ini, buat bangsa ini. Dan bukankah seorang pemimpin yang baik harusnya bersikap andap asor (ga sombong). Menyombongkan apa yang udah dia perbuat bagi bangsa aja ga boleh, apalagi menyombongkan apa yang orang lain perbuat hanya untuk mengangkat citra dirinya. Mau dibawa bangsa ini kalo pemimpinnya aja udah kaya gitu....